Profil

Liquid secara bahasa yang berarti cairan atau cair, maksud dari cair tersebut adalah perumpamaan dengan sifat air, sebagaimana yang telah diterangkan didalam Al-qur’an
Allah Subhanahuwata A’la berfirman :
Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan (Surah Al-Baqarah : 74).


Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan (Surah Al-Baqarah : 164).

dengan perumpamaan inilah bahwa Al-Quran dapat mencairkan hati yang keras, menangkan jiwa, selain meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah, berbagai masalah dalam kehidupan yang ada pada diri kita akan terselesaikan apabila kita menjadikan Al-Qur’a sebagai pedoman kita.
Liquid juga memiliki arti dari Literasi Qur’an Indonesia, dan secara garis besar arti dari Literasi adalah membaca, tetapi membaca yang kita maksudkan disini adalah Membaca Al-Qur’an, sebagaimana dalil didalam Al-Qur’an surah Al ‘Alaq Ayat Pertama “Iqro” yang berarti “Baca”. dan sebagaimna ayat ini pula yang perma kali turun menerangkan bahwa Al-Qur’an itu untuk dibaca bukanlah hanya sebuah hiasan atau sebuah pajangan, dan lebih dikuatkan dengan berdasarkan dalil hadis Rasulullah Salallahu A’laihiwassallam “Iqro’ul Qur’an Fainnahu Ya’tiyaumil Qiyamah Syafiian Liashaabih” Bacalah Al-Qur’an kelak Ia akan datang dihari kiamat memberikan syafaat. dari semua kewajiban kita terhadap Al-Qur’an melainkan adalah dibaca, untuk menghafalakan Al-Qur’an haruslah dibaca, begit pula untuk dapat memahaminya, mengamalkannya, bahkan untk mendakwahkannya melainkan diawali dengan membaca.
menurut hasil riset IIQ institut ilmu Al-Qur’an pada tanggal 17 januari 2018 mngungkapkan sekitar 65 Persen penduduk indonesia masih buta huruf Al-Qur’an. Maka dengan demikian berdirinya yayasan literasi Qur’an Indonesia ini dapat menjadi wadah dan lembaga yang akan bergerak dalam Syiar Al-Qur’an terutama untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an, mencetak Hafidz dan Hafidzah, serta membentuk karakter dan generasi yang Qur’ani pada masyarakat

Visi

Misi